• welcome To WWW.STATISTIKPULSA.COM media bisnis dan konsultasi

    Selamat Datang di WWW.STATISTIKPULSA.COM media bisnis dan konsultasi tempat berkumpulnya para enterpreuneur yang siap untuk sukses bersama STATISTIKPULSA.COM

  • Bagaimana anda mempercayai kami ?

    Kami mengerti bahwa sebagian kita masih ada keraguan dengan sitem online seperti ini, karena memang kita tidak bertatap muka langsung. Bagaimana anda bisa percaya kepada kami?? Berikut adalah alamat rumah kami. Bila anda ingin meyakinkan keberadaan kami, agar lebih percaya, maka silahkan anda mengecek dan datang ke rumah kami di : STATISTIKPULSA Jl. Lio Hek Rt 01/09 (samping mushola Al magfiroh) prapatan hek, Citayam – Depok, Jawa Barat 16431 Ym ; fahrulramadan@ymail.com face book : statistikpulsa@ymail.com phone : 08 999 89 0808 http://statistikpulsa.com Yang sangat mendasar lainnya adalah, bahwa STATISTIKPULSA dan bisnis online ini juga saya rekomendasikan kepada keluarga saya, teman-teman saya dikampus, dikost, di organisasi, dan lainnya. Semua yang ada disekeliling saya sudah mengenal saya dan bisnis ini. Jadi, tidak mungkin saya mau mengorbankan harga diri saya, kehormatan saya. Atau bahkan, tidak mungkin saya akan menipu teman2, keluarga saya yang sudah mengenal saya. Hal yang paling mendasar juga, bahwa anda perlu tahu bahwa kami juga adalah orang-orang yang tidak akan pernah tenang dan nyaman mengambil hak orang lain. Karena kami juga beragama, dan insyaalloh kami tetap berusaha menjadi muslim yang baik dan mencari penghidupan hanya dari pekerjaan-pekerjaan yang halal saja.

  • Service pelayanan

    kami menerima : Jasa instalansi komputer baik program maupun perangkat hardware seperti merakit komputer, upgrade, service, jual-beli komputer # infus printer # desain website baik website secara permanen maupun menggunakan domain dan hosting kontrak tahunan (berbayar) # desain grafis untuk percetakan kartunama, undangan spanduk, banner, stempel, buku tahunan, cetak baju,,dll.. # jasa penyediaan perlengkapan warnet ( untuk provider silahkan anda yang menentukannya sendiri) # konsultasi seputar permasalahan HUKUM. dan matematika # pendaftaran agen pulsa elektrik

  • T.O.S (syarat dan ketentuan)

    # Tata cara utk merequest spesifikasi komputer / notebook : 1. Budget Maximum : Tentukanlah anggaran yg akan anda gunakan untuk pembelian komputer, sesuaikan dengan kebutuhan dan fungsi yang Anda inginkan. Dana ini akan menentukan pada level mana perangkat komputer yang akan kita beli. Beli komputer harganya berapa ya?”, karena tentu akan membuat bingung orang yang Anda tanya. 2. Tujuan Penggunaan : Identifikasi dulu komputer yang akan kita beli akan dipakai untuk apa atau untuk menjalankan aplikasi apa saja. Kegunaan ini akan menentukan spesifikasi komputer yang akan kita beli. 3. Komponen yg dibutuhkan : Tentukanlah komponen apa saja yg anda butuhkan. Misalkan jika anda ingin membeli komputer baru dg monitor yg baru pula, maka sebutkanlah bahwa anda memerlukan monitor. Jika anda hanya membutuhkan perangkat CPU baru saja, # TATA CARA PENGIRIMAN BARANG : Telah melakukan pemesanan dan telah melakukan pembayaran ke rekening pusat kami. sistem pengantaran yang kami gunakan menggunakan sistem C.B.D (Cost Before Delivery ) artinya barang di kirmkan ke lokasi anda setelah kami menerima bukti pembayaran barang secara lunas. mengapa kami menggunakan sistem pembayaran C.B.D ?? dikarenakan kami telah mengalami pengalaman yang cukup pahit dalam melakukan transaksi online ini.

  • contact us

    STATISTIKPULSA
    Jl. Lio Hek Rt 01/09 (samping mushola Al magfiroh) prapatan hek, Citayam – Depok, Jawa Barat 16431
    Ym ; fahrulramadan@ymail.com
    face book : fahrulramadan@ymail.com
    phone : 08 999 89 0808

Bicara tentang jam kerja, ternyata telah diatur dalam Undang-Undang (UU). Permasalahannya saat ini adalah berapa banyak orang yang tau akan UU tersebut? dan berapa persen kah UU tersebut telah diterapkan di Indonesia? Ketidaktahuan kita seringkali disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan tertentu pula. Alangkah lebih baiknya seandainya kita mengathui hal itu, agar kita tidak dimanfaatkan untuk kepentingan orang lain di luar kewajiban dan tanggung jawab kita.

UU tentang jam kerja dibicarakan dalam Paragraf 4 UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (“UUK”), khususnya Pasal 77 s/d Pasal 85 UUK.


Paragraf 4
Waktu Kerja
Pasal 77
(1) Setiap pengusaha wajib melaksanakan ketentuan waktu kerja.
(2) Waktu kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi :
a. 7 (tujuh) jam 1 (satu) hari dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu untuk 6
(enam) hari kerja dalam 1 (satu) minggu; atau
b. 8 (delapan) jam 1 (satu) hari dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu untuk 5
(lima) hari kerja dalam 1 (satu) minggu.
(3) Ketentuan waktu kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) tidak berlaku bagi
sektor usaha atau peker-jaan tertentu.
(4) Ketentuan mengenai waktu kerja pada sektor usaha atau pekerjaan tertentu
sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) diatur dengan Keputusan Menteri.
Pasal 78
(1) Pengusaha yang mempekerjakan pekerja/buruh melebihi waktu kerja sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 77 ayat (2) harus memenuhi syarat :
a. ada persetujuan pekerja/buruh yang bersangkutan; dan
b. waktu kerja lembur hanya dapat dilakukan paling banyak 3 (tiga) jam dalam 1
(satu) hari dan 14 (empat belas) jam dalam 1 (satu) minggu.
(2) Pengusaha yang mempekerjakan pekerja/buruh melebihi waktu kerja sebagaimana
dimaksud dalam ayat (1) wajib membayar upah kerja lembur.
(3) Ketentuan waktu kerja lembur sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf b tidak
berlaku bagi sektor usaha atau pekerjaan tertentu.
(4) Ketentuan mengenai waktu kerja lembur dan upah kerja lembur sebagaimana
dimaksud dalam ayat (2) dan ayat (3) diatur dengan Keputusan Menteri.
Pasal 79
(1) Pengusaha wajib memberi waktu istirahat dan cuti kepada pekerja/buruh.
(2) Waktu istirahat dan cuti sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), meliputi :
a. istirahat antara jam kerja, sekurang kurangnya setengah jam setelah bekerja selama
4 (empat) jam terus menerus dan waktu istirahat tersebut tidak termasuk jam kerja;
b. istirahat mingguan 1 (satu) hari untuk 6 (enam) hari kerja dalam 1 (satu) minggu
atau 2 (dua) hari untuk 5 (lima) hari kerja dalam 1 (satu) minggu;
c. cuti tahunan, sekurang kurangnya 12 (dua belas) hari kerja setelah pekerja/buruh
yang bersangkutan bekerja selama 12 (dua belas) bulan secara terus menerus; dan
d. istirahat panjang sekurang-kurangnya 2 (dua) bulan dan dilaksanakan pada tahun
ketujuh dan kedelapan masing-masing 1 (satu) bulan bagi pekerja/buruh yang telah
bekerja selama 6 (enam) tahun secara terus-menerus pada perusahaan yang sama
dengan ketentuan pekerja/buruh tersebut tidak berhak lagi atas istirahat
tahunannya dalam 2 (dua) tahun berjalan dan selanjutnya berlaku untuk setiap
kelipatan masa kerja 6 (enam) tahun.
(3) Pelaksanaan waktu istirahat tahunan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) huruf c
diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama.
(4) Hak istirahat panjang sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) huruf d hanya berlaku
bagi pekerja/buruh yang bekerja pada perusahaan tertentu.
(5) Perusahaan tertentu sebagaimana dimaksud dalam ayat (4) diatur dengan Keputusan
Menteri.
Pasal 80
Pengusaha wajib memberikan kesempatan yang secukupnya kepada pekerja/ buruh untuk
melaksanakan ibadah yang diwajibkan oleh agamanya.
 Pasal 81
(1) Pekerja/buruh perempuan yang dalam masa haid merasakan sakit dan
memberitahukan kepada pengusaha, tidak wajib bekerja pada hari pertama dan kedua
pada waktu haid.
(2) Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur dalam perjanjian
kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama.
Pasal 82
(1) Pekerja/buruh perempuan berhak memperoleh istirahat selama 1,5 (satu setengah)
bulan sebelum saatnya melahirkan anak dan 1,5 (satu setengah) bulan sesudah
melahirkan menurut perhitungan dokter kandungan atau bidan.
(2) Pekerja/buruh perempuan yang mengalami keguguran kandungan berhak memperoleh
istirahat 1,5 (satu setengah) bulan atau sesuai dengan surat keterangan dokter
kandungan atau bidan.
Pasal 83
Pekerja/buruh perempuan yang anaknya masih menyusu harus diberi kesempatan
sepatutnya untuk menyusui anaknya jika hal itu harus dilakukan selama waktu kerja.
Pasal 84
Setiap pekerja/buruh yang menggunakan hak waktu istirahat sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 79 ayat (2) huruf b, c, dan d, Pasal 80, dan Pasal 82 berhak mendapat upah
penuh.
Pasal 85
(1) Pekerja/buruh tidak wajib bekerja pada hari-hari libur resmi.
(2) Pengusaha dapat mempekerjakan pekerja/buruh untuk bekerja pada hari-hari libur
resmi apabila jenis dan sifat pekerjaan tersebut harus dilaksanakan atau dijalankan
secara terus menerus atau pada keadaan lain berdasarkan kesepakatan antara
pekerja/buruh dengan pengusaha.
(3) Pengusaha yang mempekerjakan pekerja/buruh yang melakukan pekerjaan pada hari
libur resmi sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) wajib membayar upah kerja lembur.
(4) Ketentuan mengenai jenis dan sifat pekerjaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2)
diatur dengan Keputusan Menteri.
Paragraf 5
Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Pasal 86
(1) Setiap pekerja/buruh mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan atas :
a. keselamatan dan kesehatan kerja;
b. moral dan kesusilaan; dan
c. perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai agama.
(2) Untuk melindungi keselamatan pekerja/buruh guna mewujudkan produktivitas kerja
yang optimal diselenggarakan upaya keselamatan dan kesehatan kerja.
(3) Perlindungan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) dilaksanakan sesuai
dengan peraturan perundang- undangan yang berlaku.
Pasal 87
(1) Setiap perusahaan wajib menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan
kerja yang terintegrasi dengan sistem manajemen perusahaan.
(2) Ketentuan mengenai penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja
sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah.


Akan tetapi, ketentuan waktu kerja tersebut tidak berlaku bagi sektor usaha atau pekerjaan tertentu seperti misalnya pekerjaan di pengeboran minyak lepas pantai, sopir angkutan jarak jauh, penerbangan jarak jauh, pekerjaan di kapal (laut), atau penebangan hutan (lihat Penjelasan Pasal 77 ayat [3] UUK).


Di sisi lain, ada pula pekerjaan-pekerjaan tertentu yang harus dijalankan terus-menerus, termasuk pada hari libur resmi (lihat Pasal 85 ayat [2] UUK). Pekerjaan yang terus-menerus ini kemudian diatur dalam Kepmenakertrans No. Kep-233/Men/2003 Tahun 2003 tentang Jenis dan Sifat Pekerjaan yang Dijalankan Secara Terus Menerus. Dan dalam penerapannya tentu pekerjaan yang dijalankan terus-menerus ini dijalankan dengan pembagian waktu kerja ke dalam shift-shift.


Sebelum berlakunya UUK, ada ketentuan yang mengatur bahwa pejabat yang berwenang juga mengarahkan perusahaan untuk menambah jumlah tenaga kerja atau menggunakan sistem kerja shift (Pasal 5 Instruksi Menteri Tenaga Kerja RI No. INS-03/M/BW/1991 tentang Pelaksanaan Waktu Kerja dan Waktu Istirahat Lebih Dari 9 Jam Sehari dan 54 Jam Seminggu). Lebih jauh, simak Waktu Kerja Lembur Lebih Dari 54 Jam Seminggu.


Dengan berlakunya UUK, ketentuan tersebut sudah tidak berlaku lagi sehingga ketentuan mengenai jam kerja saat ini mengacu pada UUK. Karena tidak diatur secara spesifik mengenai berapa jam seharusnya 1 (satu) shift dilakukan, maka pimpinan (management) perusahaan dapat mengatur jam kerja (baik melalui Peraturan Perusahaan, Perjanjian Kerja maupun Perjanjian Kerja Bersama). Pengaturan jam kerja tersebut harus disesuaikan dengan ketentuan:

a. Jika jam kerja di lingkungan suatu perusahaan atau badan hukum lainnya (selanjutnya disebut “perusahaan”) ditentukan 3 (tiga) shift, pembagian setiap shift adalah maksimum 8 (delapan) jam per-hari, termasuk istirahat antar jam kerja (Pasal 79 ayat [2] huruf a UUK)

b. Jumlah jam kerja secara akumulatif masing-masing shift tidak boleh lebih dari 40 (empat puluh) jam per minggu (Pasal 77 ayat [2] UUK).

c. Setiap pekerja yang bekerja melebihi ketentuan waktu kerja 8 (delapan) jam/hari per-shift atau melebihi jumlah jam kerja akumulatif 40 (empat puluh) jam per minggu, harus sepengetahuan dan dengan surat perintah (tertulis) dari pimpinan (management) perusahaan yang diperhitungkan sebagai waktu kerja lembur (Pasal 78 ayat [2] UUK).


Terkait dengan pembagian jam kerja (terutama bagi satpam) dalam shift ini dapat Anda simak pula dalam artikel Upah Lembur Satpam.


2. Kami tidak menemukan adanya peraturan yang secara spesifik mengharuskan perusahaan untuk melaporkan kepada Dinas Ketenagakerjaan (“Disnaker”) jika perusahaan menambahkan waktu kerja, yang semulanya normal, menjadi shift. Namun, pada beberapa perusahaan, waktu kerja ini dicantumkan dalam Peraturan Perusahaan (“PP”). Sebagaimana diatur dalam Pasal 108 ayat (1) UUK, PP mulai berlaku setelah disahkan oleh Menteri atau pejabat yang ditunjuk (biasanya Disnaker). Sehingga, jika ketentuan mengenai waktu kerja normal menjadi shift ini kemudian diatur dalam PP, maka perubahannya harus disampaikan ke Disnaker setempat untuk disahkan.


Dan berdasarkan penelusuran kami, dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI No. Kep-234/Men/2003 Tahun 2003 tentang Waktu Kerja dan Istirahat pada Sektor Usaha Energi dan Sumber Daya Mineral pada Daerah Tertentu (“Kep-234/Men/2003”) juga diatur bahwa jika perusahaan melakukan perubahan waktu kerja, maka Pengusaha memberitahukan secara tertulis atas perubahan tersebut kepada Instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan di Kabupaten/Kota (lihat Pasal 4 ayat [3] Kep-234/Men/2003). Akan tetapi, ketentuan ini juga bukan mengatur secara spesifik mengenai perubahan waktu kerja normal menjadi shift, dan hanya berlaku pada sektor usaha energi dan sumber daya mineral pada daerah tertentu.

Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat.

Dasar Hukum:

1. Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan;

2. Keputusan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Republik IndonesiaNomor Kep-233/Men/2003 Tahun 2003tentangJenis dan Sifat Pekerjaan Yang Dijalankan Secara Terus Menerus;

3. Keputusan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Republik IndonesiaNomor Kep-234/Men/2003 Tahun 2003 tentangWaktu Kerja Dan Istirahat Pada Sektor Usaha Energi Dan Sumber Daya Mineral Pada Daerah Tertentu


WWW.STATISTIKPULSA.COM

media bisnis dan konsultasi Distributor Pulsa Elektrik All operator dengan harga terupdate setiap saatnya

visitor

info

daftar harga dalam web ini selalu diupdate sesuai dengan perkembangan harga
HARGA DI DALAM WEB KAMI SELALU UP2DATE
LIST CPU MONITOR AKSESORIS PRINTER TINTA PRINTER INFUS PRINTER PULSA ELEKTRIK PAKETAN WARNET DESAIN WEBSITE
untuk informasi selengkapnya silahkan hubungi costumer kami disini
jika cs kami tidak menjawab atau lambat merespon mungkin sedang tidak di depan komputer atau sedang sibuk dengan pekerjaannya yang lain silahkan telepon / sms langsung saja di nomor
08 999 89 0808
terimakasih atas kunjungan dan partisipasinya
JADWAL WAKTU SHOLAT
SILAHKAN DONASI ke WEb Ini jika bermanfaat Bagi anda
Amount
Currency
Powered by Statistikpulsa

CEK NO RESI BARANG DAN BIAYA ONGKOS KIRIM ANDA :

Ongkos Kirim Via statistikpulsa.com
Ongkos Kirim Via statistikpulsa.com Ongkos Kirim Via JNE

I-BANKING SUPPORT

Statistikpulsa Dot Kom KUNJUNGI KAMI

forum tanya jawab

Silahkan kirim testimoni anda disini